Hidup & Maknanya

Dalam menulis itu harus ada kejujuran, mesti ada keikhlasan, kudu ada niat baik. Niat untuk membuat pembaca menjadi orang baru yang lebih baik.
Seperti juga pada saat kita menulis. Setelah semuanya kita tumpahkan ke buku, ke layar komputer, ke secarik kertas yang kita pungut, atau bahkan ke baju teman kita yang minta ditulisin, paling tidak, akan ada perasaan lebih baik bergelayut di hati.

Saya masih belajar untuk menulis. Seperti saya masih belajar untuk menikmati apa pun yang diberikan oleh Tuhan kepadaku. Saya tahu, hidup tak pernah kompromi, dia memiliki hukumnya sendiri, yang kadang tak bisa dimengerti. Tapi berusaha saja belajar untuk memahami. Belajarlah untuk mengerti segala pesan kehidupan.
Apa pun yang terjadi, sungguh memiliki maknanya sendiri. Tak ada yang terjadi secara kebetulan, bagi sang Maha Bijaksana! Bagi Sang Penggenggam Takdir!!

Pada saat aku merasa aku menulis agar orang lain menjadi lebih baik, aku pun merasa jauh lebih baik. Pada saat aku melakukan sesuatu agar orang lain lebih kaya, aku pun merasa bertambah kaya. Pada saat aku mengatakan sesuatu dengan tulus, supaya orang lain menjadi bahagia, aku pun tiba-tiba merasa bahagia. Ah, apa pun yang kita lakukan, sungguh seperti boomerang. Dia akan kembali ke yang melemparnya!

home

ADVERSITY INTELLIGENCE

EMOTIONAL INTTELLIGENCE

Spiritual Intelligence

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang (c) All Right Reserved
Dilarang Memperbanyak (copy paste) Sebagian atau Seluruh Isi Blog Ini
Tanpa Izin Resmi dari Pemiliknya.

Terima Kasih.

  © DANI RONNIE M A TEACHER, BOOK WRITER And PUBLIC SPEAKER Supported by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP