Makna Merdeka

Cerita apa lagi diawal Agustus ini? Belum terpikirkan? Baik, saya akan bercerita sedikit tentang kata, "MERDEKA!". Banyak orang berpikir bahwa Agustus adalah bulan keramat, karena pada saat inilah negeri tercinta ini bebas dari tindasan kaum penjajah! Apa arti "Merdeka" saat ini menurut Anda?

Bagiku merdeka berarti kita terbebas dari perasaan-perasaan yang mengungkung! Perasaan-perasaan yang menggrogoti jiwa kita dari dalam. Kecemasan-kecemasan yang terkadang membelengu kaki kita dengan rantainya yang tak kasat mata. Merdeka juga berarti, kita bebas memilih apa pun sesuai dengan kehendak jiwa kita yang terdalam. Banyak orang sulit melakukan ini! Kadang banyak orang dipaksa oleh keadaan untuk berbuat atau melakukan sesuatu! Pada saat orang tunduk dan dikendalikan oleh keadaan di luar dirinya, didikte oleh kondisi atau masalah-masalah yang menimpanya, dia sebenarnya belum merdeka!

Orang yang merdeka adalah orang berpikir lebih besar dari masalah! Think out of the box! Menjadi subjek, bukan objek. Berani memilih bukan terpaksa memilih. Saya memilih untuk menjadi guru! Karena di sana jiwa saya terpanggil, oleh karenanya saya merasa bahagia melakoninya. Di bidang ini, saya merasa benar-benar hidup!

Lalu, apa lagi makna merdeka ini?

Menurutku, orang yang merdeka adalah orang yang berani mengatakan “Tidak!” untuk hal-hal yang tidak positif. Orang merdeka tidak dipengaruhi lingkungan, tapi dialah yang mempengaruhi lingkungan.

Orang yang merdeka adalah raja atas perasaannya, penguasa atas emosinya, pengendali atas nafsunya. Perokok (maaf, untuk teman-teman yang merokok) bagiku, orang yang tak merdeka! Mengapa? Karena dia bukan penguasa atas dirinya. Dia tunduk pada nikotin yang menggerogoti pembuluh darah dan otaknya. Saya tunduk pada nicotin dari tahun 1984-2001, saya sadar saya didikte olehnya. Dia jadi penguasa saya. Setelah makan saya sibuk mencari rokok, untuk dihisap. Saya bahkan menyiapkan waktu khusus untuk menikmatinya. Padahal banyak hal lain yang lebih penting yang harus saya prioritaskan.

Orang yang merdeka adalah orang yang hidup saat ini. Dia tidak terjerat dengan kesedihan hari kemarin dan terperangkap oleh kecemasan hari esok. Dia percaya pada the law of cause and effect. Hukum tanam-tuai. Prinsip GIGO, Gold In, Gold Out atau Garbage In, Garbage Out!

Orang yang merdeka adalah orang yang tak pernah berhenti bertumbuh kearah sebaik-baiknya, seindah-indahnya, seoptimal-optimalnya. Ingat cerita Socrates? Tatkala menunggu hukuman matinya. Tiba-tiba ia mendengar sebuah lagu merdu. Lalu dia meminta orang yang menyanyikan lagu tersebut mengajari liriknya. Socrates lalu berkata, "Saya ingin mati dengan mempelajari sesuatu yang baru!"

Sudah merdekakah saya? Tak tahulah. Bagaimana dengan Anda? Apa makna MERDEKA menurutmu? Ah, mungkin Anda lebih tahu! Kutunggu sharingnya!

home

ADVERSITY INTELLIGENCE

EMOTIONAL INTTELLIGENCE

Spiritual Intelligence

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang (c) All Right Reserved
Dilarang Memperbanyak (copy paste) Sebagian atau Seluruh Isi Blog Ini
Tanpa Izin Resmi dari Pemiliknya.

Terima Kasih.

  © DANI RONNIE M A TEACHER, BOOK WRITER And PUBLIC SPEAKER Supported by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP