Masa Lalu

Apa pun yang kita tulis, pasti bakal ada yang membacanya! Oleh karenanya jangan pernah merasa sia-sia menuliskan apa pun yang ada di hati, jiwa dan pikiran kita. Bukankah menulis menjadi jembatan kita untuk kembali ke masa lalu? Seperti saat aku menulis kata-kata ini, moment ini tak akan pernah berulang lagi dalam perjalanan hidupku. Tulisan ini menjadi saksi keberadaanku, bahwa aku pernah ada di saat ini. Aku pernah hidup! Aku pernah exist!

Imam Al-Gazali pernah berkata kepada murid-muridnya, “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?” Lalu muridnya menjawab dengan beragam pendapat, “Negeri Cina!” “Bulan!”, “Bintang!”, “Pasti, matahari!”. Lalu sang guru berkata, “Semuanya benar,” lalu dengan lembut dilanjutkannya, “Tapi yang lebih benar adalah masa lalumu!”

Mengapa masalalu? Tentu saja jawabnya karena siapa pun kita, berapa pun banyaknya duit di tabungan kita, setinggi apa pun jabatan kita, kita tak akan bisa kembali ke masa lalu kita. Tidak akan pernah bisa!

Oleh karena, mari kita menulis, agar masa lalu, yang menjadi bagian dari tiga dimensi waktu yang kita miliki (masa lalu, masa kini dan masa depan), tak tersia-siakan! Ya, tak sia-sia! Tuliskan saja apa pun, sepanjang itu baik. Anda setuju! Tidak??? Ya, tak apa-apa, karena Anda punya hak untuk memiliki pendapat sendiri! Saya harus menghormatinya. Salam!!

home

ADVERSITY INTELLIGENCE

EMOTIONAL INTTELLIGENCE

Spiritual Intelligence

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang (c) All Right Reserved
Dilarang Memperbanyak (copy paste) Sebagian atau Seluruh Isi Blog Ini
Tanpa Izin Resmi dari Pemiliknya.

Terima Kasih.

  © DANI RONNIE M A TEACHER, BOOK WRITER And PUBLIC SPEAKER Supported by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP