Untaian Hati


Aku seperti musafir yang berkelana dari suatu tempat ke tempat yang lain. Dari satu rasa ke rasa yang lain. Kuevaluasi setiap rasa yang aku alami. Kucarikan pesan yang tersirat dari setiap kekecewaan yang menghampiri hati. Tak jarang aku berhenti melangkah untuk berpikir dan berkontemplasi.

Setiap langkahku kucermati, kuanalisa dan kupelajari. Aku simak setiap hati yang menemuiku. Kupenuhi setiap hasrat ingin tahu. Kubimbing setiap kebingungan. Kuingatkan setiap kealfaan dengan kejernihan niat hati.

Aku terus mendengarkan. Aku terus bertutur. Aku terus mengamati. Aku terus belajar dari apa pun dan siapa pun yang datang dan menghampiriku. Setiap yang datang mengajarkanku sesuatu, mewarnai hatiku dan membuatku tepesona denga keunikan mereka.

Mereka datang padaku untuk bertanya, namun pada akhirnya mereka menjawab justru pertanyaanku. Mereka tersenyum karena mereka belajar sesuatu, padahal mereka justru mengajariku sesuatu. Mereka bahagia karena akhirnya ada yang mendengarkan jerit resah mereka, padahal justru mereka yang menyimak galauku. Mereka berterimakasih, karena mereka merasa dicintai, padahal justru aku menikmati rasa cinta itu.

Kemudian mereka berlalu dengan hati yang teduh. Aku terhenyak menikmati keteduhan itu, lalu datang rasa rindu memeluk erat hatiku. Rindu pada setiap mereka yang telah berlalu. Kerinduan yang tak pernah mati, karena rasa itu terus digantikan oleh kerinduan yang lain. Terus, terus, terus..

Mereka sungguh tak tahu, pagi ini air mata hangat, kupersembahkan untuk mereka semua, di mana pun mereka berada! Terimakasih untuk percaya padaku! Terimakasih untuk telah menjadikanku seorang guru (padahal sungguh, kalianlah GURUKU!)

home

ADVERSITY INTELLIGENCE

EMOTIONAL INTTELLIGENCE

Spiritual Intelligence

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang (c) All Right Reserved
Dilarang Memperbanyak (copy paste) Sebagian atau Seluruh Isi Blog Ini
Tanpa Izin Resmi dari Pemiliknya.

Terima Kasih.

  © DANI RONNIE M A TEACHER, BOOK WRITER And PUBLIC SPEAKER Supported by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP