Rajawali VS Segerombolan Gajah..


Oh, ya, saya banyak sekali mengagumi orang.. bisa dia lebih tua dari saya, atau jauh lebih muda. Saat ini saya tengah kagum dengan Eni Kusuma, gadis yang lebih muda satu dekade dari saya, seorang mantan pembantu.

Dua tahun yang lalu bukunya yang berjudul 'Anda luar biasa', cukup mengguncang dunia penulis nonfiksi di negeri ini, karena buku itu ditulis oleh seorang dengan profesi yang identik dengan keterbelakangan intelektualitas. Aku coba melihat apa yang si gadis manis ini tulis...


Setelah kubaca, isinya ternyata memang luar biasa, agak2 mirip dengan buku keduaku, ”Seni Menikmati Hidup dan Memberdayakan Diri” yang diterbitkan oleh Elex Media Jakarta yang kutulis 2 tahun sebelum buku Sang Gadis (yang senyumnya manis ini) diterbitkan.

Karena buku “Anda Luar Biasa” inilah, si gadis ini diundang kemana-mana untuk memberikan seminar, diskusi2 atau ceramah ilmiah. Sementara aku dan bukuku hanya dicuekin saja oleh orang-orang, hahaha.. bahkan tak membuat riak gelombang sedikit pun di air sungai kehidupanku. Wah.. wah..

Tapi bagaimana pun juga masih ada saja yang menanggapinya, seperti dari dr. Boyke Dian Nugraha yang menulis sms sebagai pengawal persahabatan kami. Isinya begini,

"Perkenalkan saya dr. Boyke Dian Nugraha, ginekolog dan konsultan sex. Saya baru saja menyelesaikan membaca buku Anda,"Menyibak Tabir Hidup", bagus sekali isinya! Mudah2an buku ini bisa menginspirasi generasi muda kita untuk bisa sukses seperti Anda. Salam dan selamat menikmati libur lebaran. Saya tunggu buku Anda selanjutnya. Tks."

Ada penyanyi juga yang mengirim sms, kalo tidak salah, namanya Tere, atau siapa, maaf lupa karena datanya terhapus, dan beberapa puluh lainnya yang meng-sms dengan nada serupa Mas Boyke.
Tapi itu semua tentu saja jauh daripada kepopuleran yang dialami oleh Sang Pembantu yang manis dan 'menggetarkan' hati ini. Aku terus terkagum-kagum melihat sepak terjangnya. Aku terus terpesona melihat betapa hidupnya menjadi pembelajaran bagi banyak orang, termasuk aku. Aku bertambah terpana ketika dia menulis seperti ini,
Ini kata-kata luar biasa. Ini membuatku tertegun sesaat!
Setelah aku pelajari dan cermati, mengapa Si gadis manis ini begitu sukses, ternyata disamping beliau memang berkualitas, juga ada dukungan dari banyak nama-nama besar, seperti Andrie Wongso, Tung Desem Waringin, Andrias Harefa, Adi W Gunawan, Ida Kuraeny, Andrew Ho, Jenny S Bev, Eddy Zaques. Mereka seperti segerombolan gajah-gajah perkasa yang menggiring gajah kecil yang tengah bergulat dalam lumpur kehidupan.
Sementara, di sisi lain, aku seperti elang yang kesepian, yang terlalu yakin pada kekuatan the power of one. Aku terbang sendiri tanpa pengawal, hanya ketajaman mata hati dan indra jiwaku untuk menjemput impian.

Belakangan aku sadar ternyata selalu saja ada jalan meraih impian, tak peduli kita elang kesepian atau segerombolan gajah perkasa, asal kita mau membersihkan dan membuka hati. Melihat kesuksesan orang lain dengan rasa bahagia, layaknya kesuksesan itu terjadi pada diri kita sendiri.

Terinspirasi dari sang gadis ini, izinkan aku menulis, “Diam, berbicara, apa bedanya? Diam bisa lebih berbicara daripada berbicara itu sendiri. Sendiri atau ramai, apa bedanya? Sendiri bisa lebih ramai daripada ramai itu sendiri.”

Ah, terimakasih untuk setiap jiwa yang telah membuat jiwaku kian mengerti. Terimakasih, Eni.

home

ADVERSITY INTELLIGENCE

EMOTIONAL INTTELLIGENCE

Spiritual Intelligence

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang (c) All Right Reserved
Dilarang Memperbanyak (copy paste) Sebagian atau Seluruh Isi Blog Ini
Tanpa Izin Resmi dari Pemiliknya.

Terima Kasih.

  © DANI RONNIE M A TEACHER, BOOK WRITER And PUBLIC SPEAKER Supported by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP